FIRE SAFETY MANAGER

Setiap Gedung Harus Punya Manajer Keamanan Kebakaran atau FIRE SAFETY MANAGER

FIRE SAFETY MANAGER
Setiap gedung minimal berlantai 8 dan minimimal penghuni/tenant 500 orang, wajib memiliki seorang Fire Safety Manager dan sertifikasi kebakaran gedung

Jasa audit keselamatan pemadam kebakaran

Jakarta – Guna memudahkan pemeriksaan sistem proteksi kebakaran internal gedung, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta mengharuskan setiap gedung memiliki satu atau dua orang fire safety manager atau manajer proteksi kebakaran.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Subedjo, mengatakan setiap tahun pihaknya melakukan pemeriksaan sistem proteksi kebakaran internal gedung bertingkat di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Namun, karena keterbatasan personel, pihaknya meminta pemilik bangunan melakukan audit internal bangunannya sendiri. Kemudian, melaporkan hasil audit tersebut kepada Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI.

“Setiap tahun, kami selalu periksa. Tetapi karena kami terbatas personelnya, dan dalam perda diamanatkan pemilik bangunan mengaduit internal bangunannya sendiri. Nanti hasilnya dilaporkan ke kami. Nanti kami verifikasi hasil auditnya,” kata Subedjo, di Jakarta, Rabu (3/6).

Sayangnya, dalam audit bangunan terkait sistem proteksi kebakaran internal gedung, pemilik gedung belum memiliki personel yang mengetahui secara mendetail mengenai klasifikasi kajian teknis kebakaran. Akibatnya, kerap kali, personel pemadam kebakaran datang ke gedung tersebut untuk memberikan pendampingan.

“Tetapi ke depan, kami akan memaksa pemilik gedung untuk menyewa satu atau dua orang tenaga yang mengetahui sistem proteksi kebakaran di gedung bertingkat. Paling tidak, fire safety manager. Sehingga, nanti dia dapat mengaudit internal. Jadi kami hanya memverifikasi dengan random sampling saja. Dengan asumsi pada peralatan yang paling rawan. Karena sudah ada ahli sistem proteksi kebakaran di gedung itu,” jelasnya.

Dengan bantuan fire safety manager, lanjutnya, pihaknya tidak perlu waktu terlalu lama untuk mengeluarkan sertifikat keselamatan kebakaran pada gedung tersebut.

Bahkan ke depan, sambungnya, dalam mengurus sertifikat keselamatan kebakaran akan dilakukan secara online, tidak menutup kemungkinan akan dimasukkan ke dalam Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Jakarta.

“Dalam sistem online ini nantinya pemilik gedung tidak perlu berhadap dengan petugas pemadam kebakaran dalam mengurus sertifikat keselamatan kebakaran. Kami akan langsung beritahu gedung sudah waktunya melakukan audit internal kebakaran. Setelah selesai melakukan audit, mereka tinggal kirim laporannya secara online ke kami. Lalu kami datang ke gedung itu untuk verifikasi. Setelah itu, bayar retribusi, kirim bukti pembayaran melalui online. Kemudian kami berikan barcode sertifikat untuk mereka cetak sendiri,” jelasnya.

Di kutip dari : http://www.beritasatu.com/megapolitan/279460-setiap-gedung-harus-punya-manajer-keamanan-kebakaran.html

Iklan

Satu respons untuk “FIRE SAFETY MANAGER

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s